PENGARUH TERAPI OKUPASI MOTORIK HALUS MENGGUNTING DAN MENEMPEL TERHADAP KEFOKUSAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

THE EFFECT OF CUTTING AND STICKING FINE MOTOR OCCUPATIONAL THERAPY ON FOCUS IN CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS

Authors

  • Vika Asyila Safani Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Anny Rosiana Mashitoh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Muhamad Jauhar Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kudus

DOI:

https://doi.org/10.53345/bimiki.v14i1.584

Keywords:

Anak berkebutuhan khusus, kefokusan, menempel, menggunting, terapi okupasi

Abstract

Pendahuluan: Anak berkebutuhan khusus seringkali mengalami tantangan gangguan fokus yang berdampak pada proses belajar. Terganggunya kemampuan fokus anak berkebutuhan khusus memerlukan sebuah intervensi yang efektif. Berbagai intervensi telah dilakukan untuk meningkatkan fokus, namun masih terdapat keterbatasan bukti mengenai efektivitas terapi okupasi motorik halus melalui kegiatan menggunting dan menempel dalam meningkatkan kefokusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi okupasi motorik halus menggunting dan menempel terhadap kefokusan anak berkebutuhan khusus di SLBN Purwosari Kudus.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasy- eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Penelitian ini melibatkan 68 responden terdiri dari 34 responden kelompok intervensi dan 34 responden kelompok kontrol yang dipilih sesuai kriteria inklusi menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan digit span test yang merupaka istrumen baku dengan validitas dan reabilitas yang telah teruji, kemudian dianalisis menggunakan analisis uji wilcoxon signed rank test dan mann-whitney test.

Hasil: Mayoritas responden berusia 13-16 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Setelah intervensi diberikan, kelompok intervensi mengalami penurunan dikategori kurang dari 29 responden (85,3%) menjadi 4 responden (11,8%), sedangkan kategori cukup meningkat dari 5 responden (14,7%) menjadi 26 responden (76,4%). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok intervensi dan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,000)

Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi okupasi motorik halus menggunting dan menempel terhadap kefokusan anak berkebutuhan khusus dengan nilai p-value = 0,000, sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapakan guru dan terapis sebagai kegiatan pendukung dalam proses belajar di SLB.

 

Kata kunci: Anak berkebutuhan khusus; Kefokusan; Menempel; Menggunting; Terapi okupasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Vika Asyila Safani, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Anny Rosiana Mashitoh, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Muhamad Jauhar, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kudus

Fakultas Ilmu Kesehatan

Published

2026-06-29