GAMBARAN DETEKSI DINI STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH TERPENCIL MELALUI KEGIATAN POSYANDU X DI KEPULAUAN MERANTI
DOI:
https://doi.org/10.53345/bimiki.v13i1.586Keywords:
Balita, Posyandu, Status GiziAbstract
Pendahuluan: Status gizi balita merupakan indikator penting untuk menilai derajat kesehatan masyarakat dan mencegah masalah gizi jangka panjang seperti stunting. Desa X di Kepulauan Meranti termasuk wilayah terpencil dengan keterbatasan akses layanan kesehatan dalam kegiatan posyandu, sehingga diperlukan upaya deteksi dini status gizi balita untuk mencegah risiko gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi balita melalui pengukuran antropometri pada kegiatan posyandu.
Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan pada tahun 2025 di Posyandu X. Sampel terdiri dari 22 balita yang hadir menggunakan teknik convenience sampling. Data primer dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan oleh bidan dan kader posyandu menggunakan timbangan digital serta length board/stadiometer. Status gizi dianalisis menggunakan indikator WHO Growth Chart (2006), yaitu BB/U, TB/U, dan BB/TB, kemudian disajikan dalam distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita berada dalam kategori gizi normal sebanyak 17 balita. Namun, masih ditemukan 5 balita dengan gizi kurang, 1 balita dengan gizi buruk, dan 4 balita dengan kategori pendek atau sangat pendek yang mengindikasikan stunting. Selain itu, teridentifikasi 1 balita dengan severe wasting, dan 1 balita overweight. Temuan ini menandakan adanya kelompok rentan yang memerlukan tindak lanjut.
Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa deteksi dini melalui posyandu berperan penting dalam menemukan kasus masalah gizi secara cepat sehingga intervensi dapat dilakukan tepat waktu. Upaya pencegahan stunting dan masalah gizi lainnya perlu diperkuat melalui pemantauan gizi berkala, edukasi nutrisi bagi orang tua, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













